Chattin' di Sini

Yahoo Messenger

Sabtu, 13 Oktober 2007

Sorot Mata Penuh Kasih

Di pertengahan hutan yang sedang diselimuti badai salju di Amerika, seorang lelaki paruh baya hendak berjalan menyebrangi sungai yang sudah membeku.

Paruh Baya: "Apa yang harus kulakukan?"
Paruh Baya: "Aku sudah tak dapat kembali, tetapi sungai didepan terlalu tipis dan bila aku jatuh kedalamnya, aku sudah tak punya tenaga untuk bertahan."

Selang beberapa saat, terdengar suara derap kuda dari kejauhan. 3 penunggang kuda berjalan tanpa henti dan 1 penunggang terakhir berada di belakangnya,lalu tanpa ragu si paruh baya menyapanya. Dia diberikan tumpangan dengan tersenyum sekaligus mengantarkannya ke rumah.

Penunggang : "Apa yang membuatmu tidak menghentikan 3 penunggang yang ada di depanku? Apakah kau tahu, aku adalah orang terakhir dari rombongan ini! Apabila aku tidak mau berhenti menolongmu mungkin kau sudah menjadi korban badai salju Amerika ini."
Paruh Baya : "Aku sudah lama tinggal di daerah ini, jadi aku yakin aku kenal orang - orang nya dengan cukup baik. Aku menatap mata 3 penunggang sebelum Anda, dan aku sadar mereka tidak perduli dengan apa yang terjadi padaku. jadi tak ada gunanya aku meminta pertolongan mereka."
Paruh Baya: "Tetapi Anda melihat dan membalas tatapanku, dan ketika menatap sorot mata Anda, aku melihat sinar kebaikan dan belas kasih di sana. Saat itu aku tahu, hati Anda yang hangat akan menolongku keluar dari kesulitan ini"
Penunggang : "Terima kasih Anda sudah berkenan menceritakan hal ini."

Setelah kejadian itu...Thomas Jefferson, Presiden ketiga Amerika Serikat, kembali dengan kudanya ke White House.

Kahayan's Says : Jabatan ataupun kekayaan tertinggi sebenarnya bukan untuk dinikmati untuk diri sendiri. Jabatan dan kekayaan itu keberuntungan yang diberikan lebih dulu oleh Yang Maha Kuasa untuk membantu "sesama yang kurang beruntung."

Chicken Soup for the Soul
Graphic Novel
by : Kim Donghwa

Tidak ada komentar: